Perpisahan selalu saja meninggalkan kesedihan tiada tara, air mata yang menganak sungai dan kekangenan yang memedihkan dada...
Pada dasarnya aku bukan orang yang cengeng...seringkali mampu mengalihkan perasaan sedih ke hal lain yang membuatku kuat..tapi tiap kali membaca puisi ini...aku pasti berkaca kaca...dan ujung-ujungnya berderailah air mata..
ini puisinya...:(:(
Mempersembahkan DUA IBU untuk seorang IBUyang dengan sentuhannya membuat kami dekat dan hangat
yang dengan senyumannya membuat kami gembira dan ceria
yang dengan sapaannya membuat kami merasa berharga
yang dengan kehadirannya membuat kami bersemangat
yang dengan keberaniannya membuat kami merasa dijaga
yang dengan perkataannya membuat kami tersenyum, tersedu, dan tertawa
yang dengan perintahnya membuat kami bergegas mengikutinya
yang dengan facebooknya membuat kami rindu akan status dan komennya
yang dengan dering telponnya membuat kami tau kalau itu adalah
I B U I R A
untuk seorang ibu
yang luar biasa, tetapi selalu merasa biasa-biasa saja
yang tak pernah berhenti belajar, tetapi selalu merasa tidak belajar
yang penuh perhatian, tetapi selalu merasa kejam
yang rela berkorban, tetapi selalu merasa belum memberikan apa-apa
UNTUK IBU YANG TAK TERBATAS
kami persembahkan sebuah lagu
pergilah ibu..kejarlah cita-citamu....selagi masih ada waktu
pergilah ibu..kejarlah cita-citamu....selagi masih ada waktu
jangan lupakanlah kami....kami rela berpisah..
demi untuk dirimu..semoga tercapai segala cita-citamu...
dan sebuah novel berjudul
D U A I B U
D U A I B U
yang tidak tau ceritanya apa, hanya meminjam judulnya saja..
mohon tidak dibaca saat sholat, kuliah, atau saat nge-facebook
dari
A - B -C- D - E - F- G - H - I - J - K- L - M - N - O - P - Q - R - S - T - U - V - W - X - Y - Z
(mewakili inisial nama seluruh staf dan mahasiswa prodi arsitektur)
*puisi ini disertai kado manis sebuah novel berbobot karya Arswendo Atmowiloto..kuhabiskan hanya dalam waktu 5 jam...trenyuh membacanya karena begitu besar makna ibu dalam cerita itu....*
*puisi ini disertai kado manis sebuah novel berbobot karya Arswendo Atmowiloto..kuhabiskan hanya dalam waktu 5 jam...trenyuh membacanya karena begitu besar makna ibu dalam cerita itu....*
Jujur saja..aku tidak seideal isi pusi itu...aku hanyalah ibu yang ingin menjadi ibu dari banyak mahasiswa/i ku...ibu yg tersenyum ketika mereka mampu dan rajin mengerjakan tugas2nya, dan ibu yg galak ketika mereka malas dan nilainya jadi jelek...tapi di balik itu...kalian selalu mampu membuatku bersemangat berada di kampus...hingga malam hari sekalipun.
Terlalu banyak kenangan indah yang harus kutinggalkan...seribu sapa ramah dan penuh cinta.....sejuta senyum dan rengekan manja yang membuatku selalu merasa ada...dan curhat sedih senang dari mereka yang membuatku merasa merekalah bagian dari dunia ceriaku.
Selamat tinggal mahasiswa/i ku sayang, kesedihan kalian adalah semangatku untuk segera pulang...selamat tinggal sahabat unguku terkasih...setiap detikku adalah impian manis tentang hari-hari manis kita d RBT, selamat tinggal kampus dan seisinya yang selalu menempaku menjadi kuat.., selamat tinggal Pa Yani yang selalu ada, iya, oke, bisa, sip buu, ketika aku perlu bantuannya...mari kita berjuang melanjutkan langkah kita...selamat tinggal keluarga2ku yang selalu mendukung langkah kami mengejar masa depan..semoga perpisahan ini makin menguatkn cinta dan sayang di antara kita........dan mari kitaaaaaaaa mulai lagi mengukir masa depan...:))
*sesungguhny perpisahanlah yang membuat pertemuan itu terasa berkesan, perpisahanlah yang membuat cinta itu melekat kuat...dan perpisahanlah awal pertemuan kita kembali...:((...*










